Archive for May, 2008

Tips menjaga kesehatan penis

Ereksi bagi sebagian besar pria adalah hal yang mudah untuk dilakukan, namun ada sebagian pria yang merasa kesulitan mendapatkan ereksi.

Sejalan dengan pertambahan usia, Anda butuh waktu lebih lama untuk mendapatkan ereksi dan memerlukan rangsangan baik fisik maupun psikologis lebih banyak untuk mempertahankannya. Di saat usia dua puluh tahunan, mencapai ereksi adalah soal mudah.  Namun saat usia mendekati 40, hasrat seksual dan kemampuan penis Anda tidak akan sebaik sebelumnya, artinya, mereka tak bisa mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk bersanggama sampai 75 persen dari seluruh kesempatan yang ada.

Tetapi faktanya, hanya sedikit pria di usia tiga puluh dan empat puluhan mengalami impotensi, dan banyak hal yang bisa Anda perbuat untuk mengusahakan agar tidak mengalaminya. Bahkan apabila Anda impoten, peluang untuk disembuhkan tetap masih ada.

Para dokter sekarang percaya bahwa sekurangnya tujuh di antara sepuluh kasus impotensi memiliki penyebab fisik, termasuk diabetes, gangguan kelenjar gondok, aterosklerosis, atau cedera pada penis.

Pengobatan, konsumsi alkohol, merokok dan faktor-faktor psikologis seperti depresi, stres, dan kecemasan dalam pekerjaan dapat memperumit masalah. Yang menjadi inti dalam hal ini adalah bahwa apa pun yang menghentikan aliran darah ke penis Anda akan memperkecil peluang Anda untuk mendapatkan ereksi.

Akan tetapi jika Anda merawat diri dengan baik, Anda dapat tetap siap siaga, tetap bergairah, dan tetap mampu berhubungan seks hingga usia lanjut. Tidaak ada alasan bahwa kemampuan seksual Anda akan berubah karena usia Anda bertambah asalkan merawat diri secara lebih baik.

Jadi rawatlah penis Anda sebaik-baiknya, berikut beberap tips yang bisa dilakukan agar penis Anda terus berfungsi dengan baik.

1. Olahraga dengan berlari, jangan berjalan

Semakin bugar tubuh Anda, maka semakin sering Anda mampu berhubungan seksual, dengan baik. Sebuah studi memperlihatkan, 78 pria sehat tetapi tidak aktif mulai berlatih aerobik tiga hingga lima hari dalam seminggu, masing-masing selama satu jam. Selama penelitian itu, tiap orang menulis buku harian tentang kegiatan seksual mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa kehidupan seks para pelaku aerobik itu sangat meningkat. Sementara itu, kehidupan seks mereka yang hanya berjalan-jalan santai hanya berubah sedikit.

Tidak peduli jenis aerobik mana yang Anda pilih, yang penting Anda mengerjakannya, paling tidak tiga kali dalam seminggu dan tiap kali berlangsung selama dua puluh menit. Berlari, berenang, dan bersepeda merupakan pilihan-pilihan yang baik.

2. Berhenti merokok

Merokok mempercepat pembentukan endapan-endapan dalam arteri jantung, maka proses yang sama dapat terjadi pada pembuluh-pembuluh darah yang memasok darah ke penis. Sekarang merokok telah dipandang sebagai faktor utama dalam masalah ereksi dan hal tersebut dimulai ketika usia Anda menginjak 40 tahun. Maka berhentilah merokok sekarang juga, demi kesehatan penis Anda.

3. Kurangi makanan berlemak

Dalam hal makanan, yang penting adalah membatasi asupan lemak. Sekali lagi logika mengatakan bahwa yang baik untuk arteri pemasok darah ke jantung juga akan baik untuk arteri pemasuk darah ke penis. Direkomendasikan para dokter bahwa diet untuk menjadi pria perkasa adalah diet rendah lemak, dengan hanya 20 persen kalori berasal dari lemak. Apabila Anda makan 2500 kalori per hari, berarti batas asupan lemak Anda adalah sekitar 50 gram. Untuk mulai dengan arah yang benar, bacalah label makanan yang Anda beli, cari produk-produk miskin lemak dan tanpa lemak, hindari gorengan, pindah ke susu skim dan makan cukup buah-buahan dan sayuran segar setiap hari, ditambah kira-kira 75 gram ikan, daging ayam, atau daging merah tanpa lemak.

4. Cermati rekasi obat yang Anda pakai

Ratusan obat dapat menyebabkan impotensi sebagai efek samping, termasuk diuretik, penurun darah tinggi lain, beberapa obat antidepresi, dan antipsikotik. Tanyakan kepada dokter atau apoteker apakah obat yang Anda minum dapat membuat Anda bermasalah.

5. Jangan terlalu gemuk

Kelebihan berat badan dapat menyebabkan panjang penis Anda berkurang. Penelitian tidak resmi terhadap sejumlah pria kegemukan menunjukkan bahwa sampai batas tertentu, seorang pria yang kegemukan akan mendapatkan kembali panjang dua setengah cm penisnya untuk setiap 17 kilogram berat badan yang dihilangkannya. Ini insentif yang tidak buruk bagi seseorang yang benar-benar kegemukan. Akan tetapi yang jelas, mempertahankan berat tubuh yang ideal akan mengurangi risiko tekanan darah tinggi dan diabetes, karena keduanya dapat merusak kemampuan ereksi Anda.

6. Hindari alkohol

Alkohol adalah depresan yang berfungsi memperlambat refleks, termasuk dalam hal hubungan seksual. Alkohol di samping merusak kemampuan seksual secara langsung, bila dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang dapat berpengaruh langsung terhadap testis, mengurangi produksi hormon testosteron dan mengganggu keseimbangan hormon dan bahan kimia otak yang diperlukan untuk menghasilkan ereksi.

7. Jagalah penis Anda dari luka

Cedera penis sering menjadi penyebab impotensi, cedera pada penis bisa menyebabkan pecahnya dinding berserat yang berfungsi menahan tekanan ketika ereksi terjadi. Kerusakan yang terjadi diibaratkan seperti yang dialami oleh dinding ban mobil ketika pecah karena menabrak- trotoar dalam kecepatan terlalu tinggi.

Posisi yang paling memungkinkan peristiwa ini terjadi adalah ketika wanita berada di atas, karena sewaktu-waktu penis dapat terlepas dari vagina, dan bila kurang hati-hati si wanita dapat menekuk penis ke arah yang salah. Selain tertekuk ke arah yang salah selama berhubungan seks, kecelakaan sepeda dan hantaman pada selangkangan juga dapat merusak penis serta testis.

Semoga bermanfaat,

Tips kuat sex dengan penis besar, panjang dan sehat

Obat Oles dan Ejakulasi Dini

Di pasaran kini banyak dijual secara bebas obat yang diiklankan untuk mengatasi ejakulasi dini. Sebagian obat itu tidak mencantumkan apa isinya, sehingga sulit dipertanggungjawabkan manfaatnya. Sebagian memang mencantumkan seperti obat oles atau semprot, yang mengandung bahan pemati rasa. Namun obat-obat kuat itu ternyata belum tentu memberikan hasil yang baik.

Beberapa tahun terakhir ini telah ada upaya ilmiah untuk menemukan obat atau cara mengatasi gangguan ejakulasi dini. Penelitian yang dilakukan di beberapa negara ditujukan untuk mendapatkan obat atau cara baru mengatasi disfungsi ereksi, yang khasiatnya baik, dengan efek samping ringan atau tidak ada efek samping, mudah dan nyaman digunakan.

Sampai saat ini ada beberapa cara yang diakui oleh para ahli untuk mengatasi ejakulasi dini, yaitu sex therapy, obat minum, injeksi pada penis, penggunaan melalui saluran kencing, pompa vakum, dan operasi pemasangan prostesis. Pemilihan cara yang tersedia itu, umumnya didasarkan pada kepraktisan penggunaan, khasiat, dan efek samping.

Di Indonesia banyak sekali obat dan ramuan yang beredar, termasuk yang beredar secara gelap. Banyak warga masyarakat yang mudah sekali percaya dengan iklan atau informasi yang salah, khususnya yang menyangkut obat yang berhubungan dengan fungsi seksual. Obat oles termasuk salah satu obat itu.

Di banyak apotik, toko obat, bahkan pedagang kaki lima, dijual obat oles dalam bentuk krim, cairan, dan semprotan yang diiklankan dapat membuat ereksi, menambah ukuran penis, dan menahan ejakulasi.

Sepintas informasi itu terdengar menjanjikan. Tetapi tentu saja informasi itu tidak selalu benar, dan masyarakt juga hendaknya jangan percaya begitu saja.

Bahan yang diperlukan untuk menghasilkan ereksi dan menahan terjadinya ejakulasi tidaklah sama. Apalagi untuk menambah ukuran penis.

Selama ini obat oles dalam bentuk krim, cairan, atau semprotan itu pada umumnya mengandung bahan pemati rasa (anaestesi). Bila obat itu dioleskan ke permukaan penis, maka permukaan penis menjadi mati rasa. Dengan mati rasa, diharapkan ejakulasi tidak cepat terjadi. Padahal harapan itu belum pasti terjadi karena ejakulasi yang terlampau cepat tidak selalu disebabkan oleh kepekaan ujung syaraf penis.

Untuk itu harus pinta-pintar memilih jenis therapy untuk mengatasi ejakulasi dini dengan khasiat yang baik dan tanpa efek samping.

Semoga bermanfaat

DokterPenis.com -Tips kuat sex dengan penis besar, panjang dan sehat

Tiga Posisi Hubungan Sex Terbaik

Sejak dari jaman kuno telah dikenal tentang titik rangsangan kaum wanita, bukan hanya terbatas pada clitoris, G-spot dan T-Zone saja. Semua yang berhubungan dengan hukum dan pengetahuan dari panduan berhubungan seksual dari jaman hedonis telah diungkapkan dengan gamblang, seperti yang ditulis dalam kitab India dan Cina.

Sebenarnya dalam kitab panduan hubungan seksual di awal jaman, seperti Tantra misalnya, telah memberikan petunjuk secara detail tentang bagaimana melakukan hubungan seksual.

Posisi bercinta menentukan kepuasan dalam kenikmatan hubungan intim bersama pasangan.

Pada intinya ada tiga posisi seksual terbaik di dunia ini berdassarkan pengalaman khusus umat manusia, yaitu posisi kepiting, posisi Dok-al-Arz (dari bahasa Arab), dan posisi kuda (modifikasi dari posisi missionary)

1. Posisi Kepiting

Posisi ini sama sekali bukan doggy style.

Caranya adalah pria dan wanita dalam posisi berbaring saling berhadapan. Pihak pria melakukan penetrasi diantara kaki pihak wanita, sedangkan salah satu kaki wanita melintang melewati salah satu paha pihak pria. Posisi ini memungkinkan pria untuk melakukan penetrasi mendalam dan memberikan rangsangan lebih pada klitoris wanita.

2. Gaya Dok-al-Arz

Ini merupakan posisi yang paling terkenal di Arab (dari awal 1400-an) yang dituangkan dalam buku Kebun Wewangian Perfume Garden yang ditulis Muhammad ibn Muhammad al-Nafzaw. Gaya ini direkomendasikan bagi pihak pria yang mengharapkan pihak wanita terus bermain cinta dengan semangat.

Cara ini cukup mudah, pria duduk di tepi tempat tidur, dengan kaki berpijak pada lantai sedangkan pihak wanita berdiri dihadapannya sambil terus memberikan ciuman. Pihak wanita yang melakukan penetrasi sambil terus memberikan mencium sambil melingkarkan kaki di pinggang pria. Dalam posisi ini wanita yang memegang kontrol. Kehebatan dari gaya ini adalah adanya stimulasi pada klitros, G-spot, dan T-zone yang berada di balik dubur.

3. Gaya Kuda

Gaya ini merupakan favorit dari gaya seks Tao. Kehebatan gaya ini adalah memberikan ereksi maksimum pada pihak pria, dan pihak wanita mendapat penetrasi yang mendalam serta stimulasi G-spot, demikian juga dengan T-zone.

Caranya pihak wanita berbaring di tempat tidur yang tinggi atau meja, sedangkan pihak pria dalam posisi berdiri. Wanita dalam posisi mengangkang serta mengangkat lutut hingga ke dada, sementara pria melakukan penetrasi. Selanjutnya anda dan pasangan yang lebih tahu.

Gaya bercinta dari jaman ke jaman sebenarnya sangat banyak pilihan yang dapat diambil sebagai variasi. Tapi dalam sepanjang sejarah tiga posisi tersebut yang dianggap paling baik.

Bagaimana dengan anda dan pasangan ?

Selamat mencoba !

DokterPenis.com -Tips kuat sex dengan penis besar, panjang dan sehat

Impotensi

Impotensi adalah suatu gangguan seksual yang ditandai dengan gejala ketidakmampuan penderita dalam mempertahankan tingkat ereksi penis untuk berlangsungnya hubungan sex suami istri. Pria impotensi tidak dapat mempertahankan penis dari awal kegiatan hubungan seks suami istri sampai selesai.

Tingkat impotensi sangat bervariasi mulai dari ringan sampai berat, dikalangan medis lebih dikenal dengan Disfungsi Ereksi (DE), sedangkan impotensi adalah tingkat gangguan yang sangat berat, artinya hampir tak mempunyai kemampuan sama sekali untuk ereksi.

Impotensi dilihat dari penyebabnya dapat dikategorikan dalam beberapa kategori berikut :

1. Impotensi Organik

Impotensi organik disebut juga impotensi esensial adalah suatu kondisi dimana penis penderita tidak pernah memiliki kemampuan berereksi. Penyebab impotensi organik ini dapat berupa penyempitan pembuluh darah ke penis atau karena gangguan syaraf pada susunan syaraf pusat yang mengatur mekanisme ereksi.

Pengobatan yang dapat dilakukan biasanya ditujukan untuk menghilangkan faktor penyebabnya, yaitu dengan cara pengobatan kedokteran barat dan tanaman obat. Pengobatan hanya diarahkan memperlancar peredaran darah atau mengurangi sumbatan pembuluh darah dan mengaktifkan fungsi syaraf yang terganggu.

Tetapi pengobatan ini jarang bisa berhasil tanpa diikuti pengobatan tradisional lain seperti terapi pijat dan akupuntur.

2. Impotensi Fungsional

Impotensi fungsional disebabkan karena faktor-faktor patologis atau penyakit seperti: komplikasi suatu penyakit (diabetes), pemakaian obat-obatan yang salah, pemakaian alkohol yang berlebihan atau juga sebagai akibat kegiatan merokok yang sangat kronis .

Pengobatan dapat dilakukan dengan tanaman obat yang ditujukan untuk menciptakan kesegaran fisik atau sebagai penyegar (analeptik). Dengan obat analeptik aktivitas tubuh dirangsang sedemikian rupa sehingga rasa lelah, letih dan lesu bisa tertunda untuk sementara.

Biasanya dengan memberikan obat tenaga (tonikum). Obat tonikum dapat memperkuat tubuh, memberi tambahan tenaga dengan cara memperkuat sistem fisiologi tubuh.

Atau juga dengan memberikan obat daya tahan tubuh (adaptogen). Obat adaptogen adalah obat untuk merangsang sistem pertahanan diri pada tubuh manusia agar selalu mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya serta mampu menahan segala tekanan (stress) dari dalam maupun dari luar tubuh sampai ketingkat sel. Senyawa adaptogen dapat meningkatkan stamina, energi, kualitas tidur, hasrat seksual serta dapat menghilangkan rasa lelah, letih, dan kecemasan emosional rendah.

3. Impotensi Psikis

Merupakan jenis impotensi yang paling sering ditemukan, penyebabnya adalah hal yang bersifat kejiwaan seperti: gangguan emosional, stress, perasaan jengkel pada pasangan, rendah diri, merasa disepelekan, bosan dengan rutinitas, perasaan takut, was-was, dan lain-lain.

Pengobatan biasanya dilakukan dengan obat yang ditujukan untuk menyertai penyebuhan secara psikologis. Dengan obat pasien akan merasa lebih mampu dan segera dapat sembuh. Penggunaan obat yang dilakukan adalah obat yang bersifat analeptik, adaptogen dan tonik.

Jadi ketahuilah sumber impotensi pada diri masing-masing sehingga pengobatan yang dilakukan lebih terarah.

Untuk amannya lebih baik konsultasikan kepada ahli atau untuk mempercepat proses penyembuhan dan efektifitas pengobatan.

Semoga bermanfaat,

Tips kuat sex dengan penis besar, panjang dan sehat