Obat Oles dan Ejakulasi Dini

Di pasaran kini banyak dijual secara bebas obat yang diiklankan untuk mengatasi ejakulasi dini. Sebagian obat itu tidak mencantumkan apa isinya, sehingga sulit dipertanggungjawabkan manfaatnya. Sebagian memang mencantumkan seperti obat oles atau semprot, yang mengandung bahan pemati rasa. Namun obat-obat kuat itu ternyata belum tentu memberikan hasil yang baik.

Beberapa tahun terakhir ini telah ada upaya ilmiah untuk menemukan obat atau cara mengatasi gangguan ejakulasi dini. Penelitian yang dilakukan di beberapa negara ditujukan untuk mendapatkan obat atau cara baru mengatasi disfungsi ereksi, yang khasiatnya baik, dengan efek samping ringan atau tidak ada efek samping, mudah dan nyaman digunakan.

Sampai saat ini ada beberapa cara yang diakui oleh para ahli untuk mengatasi ejakulasi dini, yaitu sex therapy, obat minum, injeksi pada penis, penggunaan melalui saluran kencing, pompa vakum, dan operasi pemasangan prostesis. Pemilihan cara yang tersedia itu, umumnya didasarkan pada kepraktisan penggunaan, khasiat, dan efek samping.

Di Indonesia banyak sekali obat dan ramuan yang beredar, termasuk yang beredar secara gelap. Banyak warga masyarakat yang mudah sekali percaya dengan iklan atau informasi yang salah, khususnya yang menyangkut obat yang berhubungan dengan fungsi seksual. Obat oles termasuk salah satu obat itu.

Di banyak apotik, toko obat, bahkan pedagang kaki lima, dijual obat oles dalam bentuk krim, cairan, dan semprotan yang diiklankan dapat membuat ereksi, menambah ukuran penis, dan menahan ejakulasi.

Sepintas informasi itu terdengar menjanjikan. Tetapi tentu saja informasi itu tidak selalu benar, dan masyarakt juga hendaknya jangan percaya begitu saja.

Bahan yang diperlukan untuk menghasilkan ereksi dan menahan terjadinya ejakulasi tidaklah sama. Apalagi untuk menambah ukuran penis.

Selama ini obat oles dalam bentuk krim, cairan, atau semprotan itu pada umumnya mengandung bahan pemati rasa (anaestesi). Bila obat itu dioleskan ke permukaan penis, maka permukaan penis menjadi mati rasa. Dengan mati rasa, diharapkan ejakulasi tidak cepat terjadi. Padahal harapan itu belum pasti terjadi karena ejakulasi yang terlampau cepat tidak selalu disebabkan oleh kepekaan ujung syaraf penis.

Untuk itu harus pinta-pintar memilih jenis therapy untuk mengatasi ejakulasi dini dengan khasiat yang baik dan tanpa efek samping.

Semoga bermanfaat

DokterPenis.com -Tips kuat sex dengan penis besar, panjang dan sehat

Tags: ,